Cerita keluhan jiwa dan raga


Inilah Hatiku

Biarkan Kata Terurai
Begitu Lembut Hingga Menggetarkan Jiwa
Rasa Jiwa Melayang Menembus Asa

Biarkan Jiwa Menangis
Menuntut Tenang Ketika Badai Menerpa
Berkata Senang Sedang Jiwa Terluka

Biarkan Hati Meringis
Merengek Kesakitan Ketika Yang Lain Kegirangan
Menuntut Obat Ketika Tabib Tak Disisi

Biarkan Jiwa Ini Tenang
Pergilah Kau Cinta
Ku Tak Sangka Kau Menerobos jiwaku
Hingga Kau Buat Segenap Jiwa Dan Hatiku tersedu tersayat menangis

Hargailah Hatiku
Ku Tak Sekuat Baja Ataupun Setangguh Bendungan
Ku Tak Rela Jika Yang Lain Pergi Sedang Kau Menghampiri
Ku Tak Rela Jika Kau Saja Yang Hidup Sedang Yang Lain Mati

Inilah Hatiku
Memang Hina Untuk Cinta
Tak Pantas Dicintai Ataupun Mencintai
Bagai Ilalang Yang Tersayup Sepi oleh hembusan angin
Hanya Bisa Berharap Dan Berkhayal
Sungguh Tinggi Anganku, cinta

Bila Ku Biarkan
Rasanya Makin Menyayat
Makin Menyakitkan
Makin Terluka
Sedah Sedih Seduh
Aku Menggeleng Kebingungan

Ku Terpojok
Semua Terasa Aneh Ketika Rasa Itu Ada
Serasa Insan Manusia Tak Menerima Apa Yang Ku Rasa
Serasa Mereka Ingin Membunuhnya
Bunuhlah… Bunuhlah…
Ku Biarkan Kau Melangkah Lalu aku mundur
Karena Aku Mungkin Lebih Hina Darimu

Bunuhlah Bunuhlah
Mungkinku Tak Terlalu Pantas Untuk Cinta
Maka Bunuhlah Jiwa Dan Perasaanku
Sebelum Dia Mengamuk
Bunuhlah Bunuhlah
Jika Itu Tak Cukup, Bunuhlah Ragaku

 

Thank you for visiting

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s