Surat Perjanjian Kerja


SURAT PERJANJIAN KERJA

No : 002/SPK/VI/2009

Pada hari ini Jum’at tanggal 5 Juni 2009, kami yang bertanda tangan dibawah ini :

1.    Akuh Suryana                    : Direktur Ubud Healing Center, dalam hal ini bertindak dan  atas nama Pemilik Ubud Healing Center yang berkedudukan dan berkantor di Jalan Hanoman Ubud-Bali. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA

 

2.    Kadek Suma Dewi     : Yang beralamat di Jalan Manggis I, Lingkungan Candi Baru Gianyar, bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA

Menerangkan bahwa kedua belah pihak telah setuju dan sepakat untuk mengadakan Perjanjian Kerja dengan kesepakatan sebagai berikut :

 

Pasal 1

STATUS DAN PENEMPATAN TUGAS

1.    PIHAK KEDUA menyatakan mengikatkan diri pada PIHAK PERTAMA untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA dengan status Karyawan Training 3 bulan, dengan upah gaji dibayar 80% yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan Direktur Ubud Healing Center.

2.    PIHAK PERTAMA memberikan pekerjaan dan status karyawan tersebut kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerimanya sebagaimana yang tersebut pada ayat 1 serta bersedia mamatuhi segala peraturan perusahaan dan tata tertib yang berlaku di Ubud Healing Center.

3.    PIHAK KEDUA dalam pelaksanaan tugasnya sebagaimana dimaksud didalam ayat 1 dan 2 tersebut bertanggung jawab langsung kepada Pimpinan Ubud Healing Center.

4.    PIHAK KEDUA menyatakan bersedia ditempatkan untuk bekerja di Ubud Healing Center Spa.

5.    PIHAK KEDUA menyatakan bersedia melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA.

6.    Status dan kepangkatan PIHAK KEDUA akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Ubud Healing Center.

Pasal 2

BATAS WAKTU

Surat Perjanjian Kerja ini berlaku terhitung mulai tanggal : 5 Juni 2009 sampai dengan tanggal : 5 September  2009, dan tidak bisa atau diperpanjang kembali dengan SURAT PERJANJIAN KERJA yang baru setelah melalui evaluasi.

 


Pasal 3

JAM KERJA

1.    Jumlah Jam Kerja PIHAK KEDUA yang berlaku adalah 9(Sembilan)jam sehari atau 63 jam perminggu.

2.    Jadual kerja PIHAK KEDUA akan ditentukan dan disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh PIHAK KEDUA.

3.    Pengaturan dan pelaksanaan jam kerja, dan jadual kerja akan disesuaikan dengan peraturan perusahaan yang berlaku.

 

Pasal 4

UPAH DAN TUNJANGAN

1.    PIHAK PERTAMA akan memberikan imbalan berupa gaji seperti yang telah ditentukan didalam Peraturan Ubud Healing Center, disesuaikan dengan Jabatan dan Kepangkatan dari PIHAK KEDUA.

2.    PIHAK KEDUA diberikan tunjangan makan dan transport sesuai dengan peraturan yang berlaku di Ubud Healing Center.

3.    Tidak memperoleh tunjangan hari raya keagamaan.

 

 

Pasal 5

KELENGKAPAN KERJA

1.    PIHAK KEDUA diberikan fasilitas kelengkapan kerja sesuai dengan jabatan dan kepangkatannya.

2.    PIHAK KEDUA wajib menggunakan dan memelihara fasilitas yang diberikan, serta memakai pakaian kerja dan tanda pengenal yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA

Pasal 6

HAK DAN KEWAJIBAN MASING – MASING PIHAK

1.    PIHAK KEDUA menyatakan setuju dan wajib mematuhi setiap butir pasal  peraturan perusahaan yang dikeluarkan oleh Direktur Ubud Healing Center dan bersedia menerima sanksi sesuai peraturan yang telah ditetapkan oleh Ubud Healing Center apabila ternyata PIHAK KEDUA melanggar peraturan perusahaan tersebut.

2.    PIHAK KEDUA wajib mematuhi dan melaksanakan setiap pekerjaan yang ditugaskan oleh PIHAK PERTAMA dalam rangka pelaksanaan kegiatan kerja di Ubud Healing Center.

3.    PIHAK KEDUA harus senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas dirinya sendiri serta system kerja yang berlaku di Ubud Healing Center guna meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan

4.    PIHAK PERTAMA selaku Direktur Ubud Healing Center berkewajiban membayar dan melunasi upah gaji kepada PIHAK KEDUA dan aktivitasnya, yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Ubud Healing Center.

5.    Semua inventaris Ubud Healing Center harus dipelihara/dirawat dengan sebaik – baiknya dan digunakan semaksimal mungkin dalam rangka penyelenggaraan program kerja dan pelayanan di Ubud Healing Center. PIHAK KEDUA wajib mengembalikan semua inventaris tersebut kepada PIHAK PERTAMA dalam keadaan baik apabila diminta oleh PIHAK PERTAMA dan atau Surat Perjanjian Kerja ini dinyatakan berakhir.

 


Pasal 7

PAJAK

Pajak yang timbul dari penghasilan yang diperoleh PIHAK KEDUA menjadi beban PIHAK KEDUA yang diperhitungkan sesuai Peraturan Pemerintah.

 

Pihak 8

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA

Hubungan kerja dapat berakhir/diputuskan, karena PIHAK KEDUA sebagai berikut :

1.    Jangka waktu perjanjian kerja telah berakhir

2.    Gagal dalam masa percobaan

3.    Tidak dapat mencapai standar prestasi kerja

4.    Masa sakit yang berkepanjangan lebih dari 3 (tiga) bulan, sehingga tidak dapat melaksanakan tugas

5.    Meninggal dunia

6.    Mengundurkan diri, seperti yang diatur dalam pasal 9

7.    Melakukan pelanggaran atau tindakan kejahatan

8.    Melakukan tindak pidana

9.    Melalaikan tugas atau menolak tugas dan kewajibannya

10. Terdapat penurunan kualitas kerja dan pelayanan kepada pelanggan ataupun tidak berhasil menjalankan tugas pekerjaan yang diberikan

11. Telah mencapai usia 55 tahun kecuali karyawan status Honorer

 

Pasal 9

MENGUNDURKAN DIRI

1.    Pihak KEDUA hanya dapat mengundurkan diri apabila mendapat persetujuan tertulis dari PIHAK PERTAMA. Surat permohonan pengunduran diri diajukan kepada Pimpinan sekurang – kurangnya 2 (dua) bulan sebelumnya, dengan alasan :

a.    PIHAK KEDUA ingin bekerja pada lahan pekerjaan yang baru tetapi bukan perusahaan yang sejenis bidang usahanya dengan Ubud Healing Center, dengan bukti – bukti yang kuat. Untuk hal ini, PIHAK KEDUA diwajibkan membuat pernyataan tertulis bahwa dirinya tidak akan bekerja pada lahan pekerjaan yang sejenis dengan bidang usaha di Ubud Healing Center

b.    PIHAK KEDUA merasa tidak sanggup lagi untuk melaksanakan tugas / kerja yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA, dengan bukti – bukti kuat

c.    PIHAK KEDUA menghadapi kondisi dimana tidak memungkinkan lagi untuk terus bekerja di Ubud Healing Center dengan bukti – bukti kuat.

2.    Jika PIHAK KEDUA mengundurkan diri secara langsung tanpa melalui prosedur persetujuan PIHAK PERTAMA dan tidak disertai dengan bukti – bukti yang kuat seperti yang tercantum pada ayat 1, maka PIHAK KEDUA dapat dituntut secara hukum dan PIHAK PERTAMA berhak mengajukan ganti rugi sebesar minimum 5 (lima) kali dari yang telah diterima oleh PIHAK KEDUA sejak kontrak pertama dimulai / ditanda tangani.

3.    Mangkir tidak masuk kerja selama 5 (lima) hari kerja berturut – turut tanpa pemberitahuan tertulis, dapat dinyatakan mengundurkan diri secara sepihak dan dapat dituntut secara hukum sesuai pasal 9 ayat 2

 


Pasal 10

PERNYATAAN

1.    PIHAK KEDUA menyatakan telah membaca dan menyetujui isi pernjanjian ini beserta Peraturan Perusahaan Ubud Healing Center yang berlaku, dan menyatakan akan mematuhi dan akan menjalankan dengan sebaik – baiknya isi perjanjian ini beserta Peraturan Perusahan Ubud Healing Center yang berlaku.

2.    PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bersama – sama menyatakan sepakat untuk terikat dengan Perjanjian ini beserta Peraturan Perusahaan Ubud Healing Center.

3.    Dalam hal pemutusan hubungan kerja atau habis masa kontrak atau mengundurkan diri, maka PIHAK KEDUA menyatakan bersedia untuk tidak akan menuntut pesangon, penghargaan masa kerja ataupun ganti rugi dalam bentuk apapun juga dari PIHAK PERTAMA

 

Pasal 11

PERSELISIHAN

Setiap perselisihan yang timbul akibat perjanjian ini akan diselesaikan oleh kedua belah pihak secara kekeluargaan, musyawarah untuk mufakat. Apabila dengan cara tersebut tidak didapat penyelesaian, maka kedua belah pihak sepakat memilih Lembaga Arbitrase untuk menyelesaikan perselisihan tersebut. Bila perselisihan masih juga belum terselesaikan maka kedua belah pihak memilih hukum yang tetap pada Kepaniteraan  Pengadilan Negeri di Bali.

 

Pasal 12

LAIN – LAIN

1.    Surat Perjanjian Kerja ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dan atau kekurangan, maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

2.    Apabila selama masa perjanjian ini terjadi hal – hal yang diluar kuasa kedua belah pihak (force majeur) seperti bencana alam, kerusuhan, banjir, kebakaran, gempa bumi maka Surat Perjanjian Kerja ini dinyatakan batal.

3.    Hal- hal lain yang tidak tertera dalam Surat Perjanjian Kerja ini dapat diatur dengan tetap mengacu pada Peraturan Perusahaan yang berlaku di Ubud Healing Center.

 


Pasal 13

PENUTUP

Demikianlah Surat Perjanjian Kerja ini dibuat pada hari dan tanggal yang sama dengan diatas, dengan disaksikan oleh para saksi dan ditandatangani tanpa paksaan dari pihak manapun juga dalam rangkap dua diatas materai yang cukup yang masing – masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama untuk mengadukan serta untuk digunakan sebagaimana mestinya.

 

Ubud, 5 Juni 2009

 

PIHAK PERTAMA                                                                 PIHAK KEDUA

 

 

(AKUH SURYANA)                                                               (KADEK SUMA DEWI)

 

PARA SAKSI

Saksi I                                                                                              Saksi II

 

 

(_____________)                                                      (________________)

About these ads

Thank you for visiting

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s